Tampilkan postingan dengan label amor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 September 2015

I Dream of Me

I dream of me
Waiting for you in my graduation ceremony
Seeing you sitting next to my parents
Smiling when I see you waving at me when I receive the diploma
Looking at your proud eyes from the distance
Discussing where we should dine to celebrate
Cursing the traffic jam when we're leaving that place
Having you to remind me not to ruin the special day

I dream of me
Browsing the mall for a perfect ring
The one that will last forever like the joy we will always have
Thinking of how I'm going to say it
Planning on a fine cozy dinner where I am going to ask your forever
Hiding my purpose with excuses
Making you upset and angry
Ends my explanation with a proposal

I dream of me
Arguing about who are invited
Choosing a perfect gown
Arranging our getaway after the ceremony
Undergoing an ethnic ritual, a step before our union

I dream of me
With you, on the bed with our pillow talk
Talking dirty and discussing of our wild fantasy
Planning dirty plans of where to make love
Suggesting where should we eat and relax before we head back to bed again



Jumat, 22 Juli 2011

Monolog Aneh

Aku sudah memutuskan, aku akan mencintai dia karena dia aneh.
Aneh gimana?
Ya, aneh, karena dia nggak seperti mereka yang aneh-aneh
Yang aneh-aneh itu siapa?
Mereka yang selain aku dan dia.
Kenapa mereka aneh-aneh?
Karena mereka suka yang aneh-aneh
Terus yang aneh-aneh itu tidak aneh?
Aneh, sih.
Jadi sebenarnya siapa yang aneh?
Aku dan dia.
Mereka tidak aneh?
Aneh.
Kenapa tidak mencintai mereka?
Karena mereka bukan dia.

Rabu, 06 April 2011

Menulis Cinta - Dian HP & Ubiet

Saya dapat lagu ini dari teman saya yang sedang galau beratttt. Dia baru saja dibombardir oleh teman-teman yang lain dengan segala jenis "hadiah" yang membuatnya makin galau, biar nangis sekalian (pertemanan macam apa ini??). Lagunya bagus, dan benar-benar.... mewek, 100% cinta-cintaaan. Jadi buat yang suka dengan lagu ini dan pengen sing along, tapi kepentok dengan beberapa lirik yang kurang jelas, silahkan. Kalau ada teman-teman lain yang kupingnya lebih tajam dan ingin merevisi bisa gunakan fasilitas komen.

Menulis Cinta
Karya: Dian HP dan Ubiet

You ask me to write down the word love
I didn't know the first letter nor the rest
I took the entire alphabet upside down
But graves merely fraud words

Don't ask me to write down love anymore
These letters of mine isn't enough
Do not even suffice for your name

Because love is you
Whom I can not sight
Except in my heart beat

Kau minta aku menulis cinta
Aku tak tahu huruf apa yang pertama dan seterusnya
Ku bolak-balik seluruh abjad
Kata-kata cacat yang kudapat

Janganlah lagi minta aku menulis cinta
Huruf-huruf ku tak tahu
Bahkan tak cukup untuk namamu

Sebab cinta adalah kau
Yang tak mampu kusebut
Kecuali dengan denyut

Janganlah lagi minta aku menulis cinta
Huruf-huruf ku tak tahu
Bahkan tak cukup untuk namamu

Sebab cinta adalah kau
Yang tak mampu kusebut
Kecuali dengan denyut

Selamat Sing Along!! Resiko ditanggung sendiri... :p

Minggu, 03 April 2011

Uang Juga Bisa Membuktikan Cinta

 Kata orang, uang tidak bisa mengukur cinta. Tapi menurut saya belum tentu. Memang uang nggak bisa membeli perasaan orang lain, tapi tetap bisa membuktikan cinta.

Katakanlah ada orang pertama bernama A dan ada orang kedua bernama B. Mereka berdua bersaing untuk merebut cinta seorang pria/wanita bernama C. Suatu hari A datang dengan sebuah perhiasan/pakaian mahal yang menurutnya bisa membuat semua wanita terlihat cantik. Beberapa saat kemudian, datang B dengan membawa sekotak makanan kesukaan anda yang dia buat sendiri. Mana yang menurut anda paling “All Out” dalam menunjukkan cintanya pada C?

Menurut saya, B adalah yang bijak dan romantis. Dia tahu persis bahwa makanan yang dibuat dengan cinta akan terasa enak. Tetapi B belum tentu yang paling “All Out” dalam menunjukkan cintanya. Kenapa? Bila ditambahkan informasi bahwa B adalah seorang koki handal, dan makanan yang dia buat tidak pernah tidak enak, sedangkan A adalah seorang pegawai rendahan yang gajinya tidak mungkin lebih dari sepersepuluh harga pakaian/perhiasan yang dia beli. Mana sekarang yang menurut anda paling “All Out” dalam menunjukkan cintanya?

Saya beri contoh kedua. Katakanlah C adalah seseorang yang sangat membenci serangga dan sangat suka seni rupa. A adalah seorang pecinta serangga, dan punya ribuan koleksi serangga di rumahnya. B adalah seorang pematung kayu yang biasa menerima pesanan pahatan potret diri. Pada ulang tahun C, A datang membawa satu koleksi kupu-kupu langka terindah yang pernah ia temukan. B datang membawa patung potret diri C yang dia pahat sendiri. Mana yang menurut anda paling “All Out” dalam menunjukkan cintanya?
Sama seperti sebelumnya, B mungkin lebih klop dan mengerti betul bagaimana membuat C senang. Tapi apa dia yang paling “All Out” dalam menunjukkan cintanya? Menurut saya belum tentu.

Ya, sebenarnya tidak masalah juga bila seseorang bilang kalau B yang lebih mengerti C, maka itu dia layak mendapat cintanya, tapi ada perspektif lain yang berbeda dengan perspektif egosentris yang umum digunakan manusia. Perspektif itu saya sebut pengorbanan. Pada kisah pertama, A memberikan sesuatu yang diluar dari kemampuannya. Memang benda itu adalah harta, yang terbeli dan bisa diukur dengan nominal uang, tapi harta itu sendiri adalah hal yang paling berharga dan paling sulit dia dapatkan ia dapatkan dalam hidupnya. Pada kisah kedua, A memberikan sesuatu yang dibenci oleh C, tapi serangga yang diberikannya adalah benda yang paling berharga baginya, sesuatu yang ia dapatkan dari kombinasi jerih payah, peruntungan, dan kesabaran.

Dengan menggunakan perspektif ini, kita bisa melihat nilai sejati dari sesuatu, suatu nilai yang seringkali terlupakan. Jika anda ingin melihat nilai sejati dari suatu pemberian, lihat nilai pemberian itu dari mata mereka yang memberikan. Dalam waktu beberapa hari sampai beberapa tahun, seseorang bisa saja mempelajari kesukaan dan ketidaksukaan anda, tapi tidak semua orang dalam seumur hidupnya sempat mengerti bagaimana bahagianya berkorban untuk orang yang dicintainya.

PS:
Artikel ini sebenarnya tulisan saya di blog lain, namun saya pindahkan ke sini karena temanya lebih tepat di sini.

Senin, 28 Maret 2011

Aku Benar-Benar Butuh Candu

Aku benar-benar butuh candu
Ketika semua asa runtuh dan enggan berdiri
Ketika simpul terasa dalam debar dada
Ketika hirup-hela tidak lagi melegakan

Aku benar-benar butuh candu
Menelusupkan harap dan kekuatan
Mengurai belenggu kesendirian
Mengalirkan kesejukan tawa tulus

Aku benar-benar butuh candu
Resap ke setiap titik tubuh
Jiwa dari segenap tekad
Utama bagi seluruh artiku

Aku benar-benar butuh candu
Menghapus sesal akan kelemahan
Membakar keberanian luar biasa
Menyeret hanyut pada bahagia

Aku benar-benar butuh candu
Jawaban atas penantian
Hadiah dari kesabaran
Anugerah nyata akan setitik kepercayaan
Aku butuh kau